Hasil Rapat Pemkab Lamsel dan Kodim 0421/LS: Lanjutkan Rencana Pembangunan Rindam Tanpa Gesekan
Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, memimpin rapat rencana pembangunan Rindam XXI Radin Inten bersama Kodim 042/LS, dan instansi terkait di Aula Krakatau Setdakab Lampung Selatan, Kamis, 22 Januari 2026.--(Randi Pratama)
RADARLAMSEL.DISWAY.ID, LAMPUNG SELATAN - Penolakan warga Desa Kemukus terhadap rencana pembangunan Rindam XXI Radin Inten rupanya sudah sampai ke telinga Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Rapat bersama Kodim 0421/LS dan juga instansi terkait pun digelar.
Ada beberapa hal yang dibahas dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar. Pemerintah daerah tengah mencari formula yang tepat demi meraih win-win solution. Di mana semua pihak yang terlibat mencapai hasil yang saling menguntungkan dan memuaskan.
Setelah semua yang terjadi, pemerintah menganggap perlu sosialisasi lebih intens. Langkah ini dilakukan supaya program pemerintah pusat itu bisa berjalan. Semua pemangku kepentingan yang duduk bersama di ruang rapat itu berkomitmen menyatukan langkah agar bisa mengawal rencana pembangunan Rindam XXI Radin Inten.
"Tentu proses ini masih berlanjut," kata Dandim 0421/LS, Letkol. Kav. M. Nuril Ambiyah saat diwawancarai wartawan usai rapat di Aula Krakatau Setdakab Lampung Selatan, Kamis, 22 Januari 2026.
Nuril mengatakan semua pihak menyatakan komitmen bagaimana rencana pembangunan Rindam XXI Radin Inten bisa terwujud. Nuril memang mengakui adanya kendala dan hambatan yang membutuhkan solusi dan pemikiran. Setiap kendala, kata dia, bisa dimitigasi dan dicarikan solusi terbaik.
"Kita berdiri di atas rakyat, artinya tetap kepentingan rakyat juga yang kita prioritaskan. Walaupun kepentingan pertahanan jadi salah satu keberlanjutan dan manfaat," katanya.
Nuril mengajak semua unsur untuk memberikan dukungan, mengawal, dan memberi sosialisasi serta manfaat demi mewujudkan cita-cita ini. Langkah sosialisasi sudah dilakukan dengan kesepakatan yang ada. Secara spesifik hal itu akan lebih diperjelas untuk mempercepat proses pembangunannya.
Sumber: