Sssssttts… Ketua Gapoktan Sewakan Handtracktor ke Lamtim
KALIANDA – Bupati Lampung Selatan H. Zainudin Hasan mengajak seluruh anggota gabungan kelompok tani (gapoktan) memerangi kedzaliman. Utamanya kedzaliman yang dilakukan para ketua Gapoktan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. Sikap ini ditunjukan Zainudin Hasan lantaran dirinya menerima laporan tentang penyalahgunaan dan/atau penyelewengan salah satu gapoktan di Kecamatan Sragi. Yakni menyewakan handtraktor yang merupakan bantuan dari Kementan RI kewilayah Kabupaten Lampung Timur. Sementara anggotanya tidak mengetahui soal bantuan tersebut. “Informasi saya dapatkan dari pesan singkat pribadi. Ada Ketua Gapoktan membawa alat pertanian bantuan itu ke Lampung Timur. Kan tidak benar yang seperti itu. Apalagi anggotanya tidak tahu,” ujar Zainudin Hasan di aula Rajabasa Kantor Bupati Lamsel saat bersilaturahmi dengan para Gapoktan di Lamsel, Selasa (28/6). Untuk mengantisipasi hal-hal serupa terjadi dikemudian hari, Zainudin Hasan meminta agar para anggota bisa melaporkan secara langsung segala bentuk tindak tanduk Ketua Gapoktan yang tidak dapat mengayomi anggota. Orang nomor satu di Lamsel ini juga meminta agar para ketua gapoktan tidak menyalahgunakan jabatannya sebagai pemimpin. “Saya tidak ingin kebiasaan lama dilakukan semasa kepemimpinan saya. Jadi, gapoktan akan kita evaluasi mana yang benar-benar petani dan mementingkan kepentingan petani. Bukan yang ada kepentingan tertentu. Kalau ada penyimpangan laporkan langsung dengan saya. Tidak perlu takut-takut,”ujar Bupati saat diwawancarai sejumlah awak media. Putra kelahiran Desa Pisang, Kecamatan Penengahan ini berharap agar para anggota kelompok tani bisa betul-betul menjadi petani yang jujur dan bermartabat. Sehingga, dapat meningkatkan hasil pertaniannya dengan cara-cara yang benar. “Jangan takut sama ketua gapoktan yang nggak bener. Bubarkan kelompok tani nanti bentuk lagi yang benar-benar mau memajukan petani. Jadi, jangan pernah takut bicara kebenaran,” tutupnya. Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Lamsel Bowo Edi Anggoro yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengaku siap mengkawal dan mengklarifikasi permaslahan tersebut. “Besok, kami akan turun langsung dan mengecek permasalahan di wilayah Kecamatan Sragi ini. Kami siap turun langsung dan melihat kebenarannya seperti apa,”singkat Bowo Edi Anggoro. (idh)
Sumber: