Main di Irigasi, Bocah SD Tewas Terseret Arus

Main di Irigasi, Bocah SD Tewas Terseret Arus

radarlamsel.com, SRAGI – Nasib naas menimpa Jopan Ardiansah (10). Bocah sekolah dasar itu tewas setelah tenggelam di saluran irigasi persawahan Dusun Trimo Mukti, Desa Suka Pura, Kecamatan Sragi, Selasa (7/1). Petaka itu bermula saat Jopan tengah bermain di saluran irgasi persawahan dengan ditemani Denta Nur Prasetya (9) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat kedua bocah itu sedang asik mandi, Jopan mencoba mencoba mengambil sebuah kayu yang terbawa arus. Kayu tak dapat diraih, Jopan justru terseret derasnya arus sebelum ditemukan tak bernyawa pada 18.00 WIB. “Saat itu keduanya sedang bermain, mandi di saluran irigasi yang memang sedang banjir. Saat sedang mandi Jopan mencoba meraih sampah kayu yang terbawa arus, namun sayang Jopan juga ikut terbawa arus dan tenggelam,” ujar Kepala Desa Suka Pura, Eko Casroni memberikan keterangan kepada Radar Lamsel. Eko menceritakan, ketika melihat Jopan terbawa arus, seketika Denta mencoba mengejar dan mencari, namun Jopan sudah hilang diderasnya arus. Setelah menyadari Jopan tenggelam, Denta memberi tahu orang tuanya sekitar pukul 16.00 WIB. Dan warga pun langsung melakukan pencarian di sekitar saluran irgasi. “Karena takut, Jopan telah tenggelam. Denta tidak langsung memberi tahu orang tuannya. Warga baru melakukan pencarian jam empat sore. Jopan ditemukan berjarak seratus meter dari tempatnya bermain, setelah satu jam pencarian,” paparnya. Sementara itu, Kapolsek Sragi Iptu Lukman menerangkan, Jopan ditemukan dengan posisi terlungkup ditepi saluran irigasi dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi. “Jopan dinyatakan meninggal pukul 18.00 WIB. Pihak medis menyatakan korban meninggal karena terlalu banyak meminum air dan terganggu jaringan pernapasan. Kedua orang tua korban juga sudah menerima musibah ini dan menolak untuk dioutopsi, ” terangnya. (vid)

Sumber: