8 Kasus DBD Muncul di Natar

NATAR - Sejumlah Puskesmas di Kecamatan Natar melakukan sosialisasi serta mendatangi setiap desa untuk melihat sejauh mana kebersihan lingkungan masyarakat, hal ini untuk memastikan tidak ada tempat nyamuk Demam berdarah dengue atau (DBD) berkembang biak. Beberapa puskesmas yang gencar melakukan sosialisasi kepada warga untuk menekan angka kasus DBD tidak tinggi diantaranya, puskesmas Hajimena, Natar, Tanjungsari, Branti Raya dan Sukadamai. Meski sering dilakukan sosialisasi untuk terus menjaga kebersihan lingkungan namun kasus DBD tetap saja muncul di kecamatan Natar hal ini diungkapkan kepala UPT Puskesmas Hajimena, Nessi Yunita, menurut dia di wilayah kerja Puskesmas Tanjungsari awal tahun 2022 terdapat enam kasus warga terkena DBD. \" Ada enam kasus 2 di desa Hajimena, 3 di desa Sidosari dan 1 di desa pemanggilan, \" Ungkapnya, Rabu (12/1). Menurut Nessi, pihak puskesmas selalu menghimbau bahwa fogging yang dilakukan bukan membunuh jentik tetapi membasmi nyamuk dewasa, untuk itu kebersihan harus betul-betul dijaga terutama barang bekas yang tidak terpakai jangan ada genangan air. \" Dipantau lingkungan sekitar rumah kalau ada potensi tempat nyamuk berkembang biak seperti ada barang bekas yang terisi air dibersihkan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan, \" Ungkap Nessi. Petugas puskesmas akan selalu mengecek setiap rumah - rumah warga jika ditemukan ada kasus baru, setelah di lakukan pengecekan benar ada tempat yang berpotensi tempat nyamuk berkembang biak. \" Ada ban mobil bekas terisi air hujan kami temukan disekitar rumah warga semestinya dirapikan supaya tidak jadi tempat nyamuk bersarang, \" Katanya. Sementara menurut kepala UPT Puskesmas Natar, Putra Kurniawan mengatakan ditemukan dua kasus DBD pada awal tahun 2022 ini, untuk mengantisipasi lonjakan kasus di musim pancaroba seperti sekarang pihak puskesmas menghimbau kepada warga untuk membersihkan lingkungan jang ada barang bekas tempat nyamuk berkembang biak. \" Awal tahun ada dua kasus di wilayah kerja puskesmas, kami selalu menghimbau supaya bersih-bersih usahakan jangan ada genangan air terutama bak penampungan air harus rajin dikuras karena disitulah tempat jentik nyamuk DBD berkembang biak. Jika ada yang sakit segera ke puskesmas untuk diperiksa, \" katanya. (Kms)
Sumber: