Target Peluncuran Meleset

Target Peluncuran Meleset

KALIANDA - Peluncuran produk air minum kemasan dari PT Amerta Putra Halilintar (APH) sepertinya bakal mundur dari rencana awal. Semula, pihak perusahaan yang menjalin kerja sama dengan PDAM Tirta Jasa Kabupaten Lampung Selatan ini menargetkan bulan Februari 2022 sebagai waktu peluncuran. Targetnya memang harus dari bulan itu karena pabrik yang menjadi pusat pengelolaan produk air kemasan belum rampung dibangun. Jadi, mau tidak mau, pihak perusahaan harus membereskan semuanya terlebih dahulu supaya rencana peluncuran produknya berjalan dengan matang. \"Masih (proses) pembangunan,\" ujar Komisaris PT APH, Tatang Rohadi, S.T. saat dihubungi Radar Lamsel pada Minggu (20/2/2022). Agustus tahun 2022 lalu jadi titik awal kerja sama antara PDAM, dan PT APH. Jalinan kesepakatan antara kedua perusahaan disaksikan langsung oleh Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto. Orang nomor satu di Kabupaten Lampung Selatan ini berharap kerjasama antara perusahaan swasta, dan perusahaan miliki pemerintah daerah itu mampu menyedot investor lain. Sehingga memiliki keinginan menanamkan modalnya di Lampung Selatan. Waktu itu, Tatang Rohadi mengatakan pembangunan pabrik produksi di lahan milik PDAM Tirta Jasa sudah memasuki tahap land clearing. Jika prosesnya berjalan dengan baik, pembangunan pabrik yang rencananya dikerjakan selama 3 bulan itu bisa dimulai. Tapi sayang rencananya molor dari awal. Makanya pembangunannya yang ditargetkan rampung pada bulan Januari 2022 malah belum selesai hingga menyentuh bulan Februari. Namun Tatang memastikan pihaknya masih bekerja sesuai rencana. Tatang mengatakan kalau perusahaan swasta itu akan memproduksi secara utuh, berikut kemasannya. Menurut Tatang, yang juga menjadi Manager di PT BBJ di wilayah Kecamatan Bakauheni ini, merk yang tertera di kemasan air minum akan diumumkan bersamaan ketika peluncurkan produk. Sasaran pasar lokal, setelah itu baru ke luar daerah. (rnd)Ilustrasi Air Minum Kemasam

Sumber: