Kabinet 'Camat' Baru Bupati Egi, Antara Restrukturisasi dan Akselerasi
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, berdiri di hadapan para pejabat seusai prosesi pelantikan di Aula Rajabasa Setdakab Lampung Selatan, Rabu, 15 Oktober 2025.--(Randi Pratama).
RADARLAMSEL.DISWAY.ID, LAMPUNG SELATAN - Tuntas sudah perjalanan wajah camat-camat lama di Lampung Selatan. Per 15 Oktober 2025, komposisi camat resmi disandang wajah-wajah baru di era kabinet pasangan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar.
Terbaru Egi melantik delapan camat untuk wilayah Bakauheni, Candipuro, Kalianda, Ketapang, Sragi, Tanjungsari, Way Panji, dan Way Sulan. Pada bulan-bulan sebelumnya, Egi sudah lebih dulu melantik camat di wilayah Tanjung Bintang, Rajabasa, Penengahan, Palas, dan Natar.
Kemudian camat Jatiagung, Merbau Mataram, Katibung, dan yang terakhir Sidomulyo. Nama-nama camat lama rupanya tidak nonjob. Mereka masih diberi kepercayaan untuk menduduki posisi kepala bidang (Kabid) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Dengan komposisi hasil restrukturisasi di era kepemimpinan Egi, publik pasti menantikan gebrakan-gebrakan apa saja yang bakal dilakukan oleh para kepala wilayah itu. Apalagi peran camat sangat penting. Selaku perpanjangan tangan bupati, mereka tidak boleh kendor apalagi loyo.
Kerja ekstra wajib dilakukan. Selain itu, beragam inovasi harus muncul dari otak para camat baru supaya tidak ketinggalan. Selama ini Bupati Egi selalu meminta jajaran bekerja dengan maksimal. Kata maksimal berarti bukan cuma bisa kerja, tetapi juga mampu melahirkan beragam inovasi.
Egi juga meminta camat yang baru dilantik mencari apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat. Baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Egi menegaskan bahwa camat juga harus menjaga sikap. Mulai dari tingkah laku, ucapan dan banyak hal lainnya.
"Ucapan, kebiasaan, pasti bapak dan ibu jadi sorotan di masyarakat," kata Egi di Aula Rajabasa Setdakab Lampung Selatan.
Sumber: