Seluruh Desa di Kecamatan Kalianda – Rajabasa Tak Berstatus ODF

Seluruh Desa di Kecamatan Kalianda – Rajabasa Tak Berstatus ODF

KALIANDA – Kecamatan Kalianda belum tersentuh ODF (Open Defecation Free) atau komunitas yang tidak buang air besar sembarangan. Dari data yang ada sekarang ini, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kalianda menyatakan dari 23 desa di Kecamatan Kalianda tidak ada satu pun desa diwilayah itu yang menyandang status ODF. Saat dikonfirmasi, Kepala UPT Puskesmas Kalianda Rosmeli, S.Km.,M.Kes membenarkan jika desa diwilayah Kalianda belum tersentuh ODF. Namun, kata Meli, tahun ini status non ODF itu akan segera berubah. Pasalnya, pihaknya sudah mengantongi beberapa desa yang bersiap untuk ODF. “Untuk pusat kesehatan masyarakat (PKM) Kalianda, ada Desa Kesugihan sama Desa Kecapi. Kemudian, PKM Wayurang ada Desa Sukatani,” kata Rosmeli kepada Radar Lamsel, Selasa (30/1) kemarin. Rosmeli pun memaparkan kendala dan penyebab desa-desa yang hingga saat ini belum berstatus ODF. Rosmeli berpendapat kesulitan itu ditenggarai karena banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya ODF. “Padahal kami tak pernah kurang melakukan sosialisasi, salah satunya memberi contoh pembuatan jamban. Kalau kendala lain, mungkin masyarakat belum terlalu memahami. Ada juga dana bantuan dari desa, tapi masyarakatnya yang enggak siap,” lanjutnya. Agar status ODF bisa segera direalisasikan, Rosmeli mengatakan pihaknya akan menggandeng Pemerintah Kecamatan Kalianda untuk mendorong desa-desa itu untuk membuat jamban. “Rencananya seperti itu, kami akan mengajak Pemerintah Kecamatan Kalianda supaya cepat selesai. Karena Cuma 20 rumah lagi yang belum punya jamban,” pungkasnya. Kondisi desa yang belum ODF juga terjadi di Kecamatan Rajabasa. Bahkan, sampai saat ini belum ada desa diwilayah itu yang siap mendaklarasikan sebagai desa yang berstatus ODF. “Kalau 2017 lalu tidak ada, tahun ini juga belum,” kata Kepala UPT PRI Rajabasa Khilmiah, S.Km. Sementara itu di Kecamatan Penengahan, sebelumnya sudah ada 3 desa yang sudah mendeklarasikan sebagai desa ODF. Ketiga desa itu ialah Desa Gandri, Kelaten dan Pisang. Sementara desa lain yang segera menyusul status ODF diwilayah Penengahan adalah Desa Kampungbaru. “Desa Kampungbaru sudah, bulan depan keluar hasilnya. Jadi, hitungannya sudah 4 desa yang ODF,” kata Kepala UPT PRI Penengahan Syaiful Anwar, S.Km. (rnd)

Sumber: