Begal Bersenpi Berkeliaran di Kalianda?

Begal Bersenpi Berkeliaran di Kalianda?

KALIANDA – Bandit bersenjata api (Senpi) kembali diduga meresahkan warga Kalianda. Sabtu (3/4) sekitar pukul 02.01 WIB, pemilik akun facebook @Nanda Septian membeberkan pengalaman buruknya usai timah panas menembus jempol kakinya. \"FotoDijejaring sosialnya @Nanda Septian menuliskan ‘Kalianda serem... timbangan jati... Allah masih melindungi kita dari gilanya begal meskipun tembus satu peluru dikaki qu yg penting aq ma kamu bisa slamat... 01.12’ tulisnya menandai akun milik @Indri Safitri. Dari keterangan yang ditulis akun @Nanda Saptian yang beralamat Sidomulyo itu kejadian terjadi di jalur dua tugu Hanuang Bani menuju Stadion Kalianda di Desa Kedaton Kecamatan Kalianda sekitar pukul 01.00 WIB, postingan itu lengkap dengan dua buah foto jari kaki korban yang berlumuran darah. Hingga pukul 19.00 WIB postingan tersebut sudah dibagikan sebanyak 47 kali dengan like emoji mencapai 214. Berbagai komentarpun membanjiri akun facebook @Nanda Septian  lantaran potingannya itu. Salah satu akun facebook yang berkomentar adalah akun @Agus Karnawan ‘Berapa orang yang nyegat mas’ komentar bernada pertanyaan itu langsung dijawab dengan akun korban yang menjelaskan pelaku berjumlah tiga orang. \"FotoSementara akun milik warga yang mengaku tinggal di Dusun Umbul tengah @Al Fina Dekorasi menuliskan ‘Mmg arah di Umbul Tengah anggk2 cuman gk sering,, krna rmh kita ada di UT juga,, itu biasa nya bukan orang pribumi,, tapi org² jauh,, ktna ada kesempatan.. Klu sdh jm 12 mlm sdh sepi di sana karuan lewat lubuk aja,, laon kali,, tapi apa mmg kaki kena peluru soalnya klu kena peluru jempolnya pasti hancur,, klu kena peluru senapan angin msk akal.. Aku setuju sama mas BuaNa satria’. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pemilik akun yang nyawanya sempat terancam bersama isterinya pada Sabtu dini hari kemarin. Saat dikonfirmasi wartawan koran ini melalui akun facebook, hingga pukul 20.00 WIB belum ada jawaban dari sipemilik akun @Nanda Septian. (red)

Sumber: