Gorong-gorong jebol, Warga Minta PP Tanggung Jawab

PENENGAHAN – Sebuah gorong-gorong di Dusun Sumbersari, Desa Pasuruan jebol. Ini terjadi karena gorong-gorong tersebut sering dilalui kendaraan pengangkut yang memiliki beban berat yang melintasi jalan itu. Masyarakat pun meminta pihak pekerja tol dalam hal ini PT. PP untuk segera melakukan perbaikan. Menurut keterangan warga setempat, gorong-gorong dengan diameter 1 meter itu jebol Selasa (6/3) kemarin. Warga khawatir, pasalnya jalan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju Dusun Sumbersari. “Kami khawatir makin parah, kalau kerusakannya makin lebar otomatis jalnnya menjadi lebih sempit,” kata Marmin (48) kepada Radar Lamsel. Kepala Dusun Sumbersari Nasrulloh membenarkan jika jebolnya gorong-gorong itu karena sering dilalui kendaraan berat yang mengangkut material yang dibawa ke STA 18 di dusun itu. Mengenai jebolnya gorong-gorong itu, Nasrulloh mengaku sudah menyampaikan persoalan ini kepada General Affair PT. PP Yus Yusuf. “Sudah kami sampaikan, katanya beliau lagi diluar kota. Besok (hari ini’red) rencananya pak Yus kembali ke Lampung dan akan langsung meninjau kerusakannya,” katanya. Selain gorong-gorong, persoalan lain yang ikut menghantui warga Dusun Sumbersari adalah genangan air yang kerap melanda dusun itu ketika hujan deras. Nasrulloh mengatakan, penyebab timbulnya genangan air itu terjadi karena jalur pembuangan air yang sebelumnya ada sudah tertutup karena aktivitas pembangunan jalan tol. “Adanya pengerjaan flyover menjadi pemicu, karena saluran pembuangan air menjadi tertutup,” katanya. Kepala Desa Pasuruan Kartini mengatakan Pemerintah Desa Pasuruan akan menyampaikan semua persoalan ini kepada pihak PT.PP. Hal ini dilakukan agar desa mendapat kepastian soal perbaikan gorong-gorong dan solusi soal genangan air yang kerap melanda pemukiman warga. Meski yang dilanda genangan air hanya sebatas 1 rumah dan 1 musholla, menurut Kartini, solusi soal genangan air tetap harus dicari. Ini dilakukan demi kenyamanan warga saat beristirahat maupun beribadah. “Kami akan sampaikan lagi soal kedua masalah ini, supaya bisa cepat ditemukan solusinya. Karena kalau begini terus warga merasa tak nyaman,” katanya. Saat dihubungi wartawan koran ini, General Affair PT.PP Yus Yusuk, SK belum bisa dikonfirmasi mengenai persoalan yang terjadi di Dusun Sumbersari, Desa Pasuruan. (rnd)
Sumber: