Warga Padati Pemasangan Implan dan Periksa IVA

WAYPANJI - Program Keluarga Berencana (KB) tingkat kecamatan di Lamsel mulai digulirkan. Di Kecamatan Way Panji, ratusan ibu-ibu asal Desa Balinuraga memadati pemasangan implan yang diselenggarakan petugas penyuluh KB. Selain pemasangan implan, disana juga diadakan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam asitat (IVA). Kepala Penyuluh KB Kecamatan Way Panji Rahmadalena mengatakan, target pemasangan implan dan IUD di wilayahnya mencapai 100 orang, dengan asumsi 20 orang per desa. “Yang memasang implan hampir 70 orang,” kata dia di Desa Balinuraga Kecamatan Way Panji, Rabu (7/3) kemarin. Pemasangan alat kontrasepsi itu bertujuan menunda kehamilan dalam jangka panjang. Maulidin menilai pemasangan juga memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap wanita yang sering lupa minum pil KB. “Wanita tak perlu repot meminum pil tiap hari, karena dampak dari pemasangan ini pengaruhnya sangat panjang yang bisa mencapai 3 tahun,” ujar Rahmadalena. Dilanjutkan pemasangan implan juga bisa lebih menghemat biaya. Sebab, pemasangan implan dan IUD ditanggung oleh pemerintah pusat. “Kalau pasang sendiri itu bayar. Itulah alasan masyarakat harus mengikutinya, karena program ini gratis,” terangnya. Kepala Desa Balinuraga Made Santre mengatakan ibu-ibu yang datang jumlahnya hampir mencapai ratusan orang. Sebab dari data pemasangan implan saja tercatat 70 orang, itu belum dikalkulasikan dengan warga yang melakukan pemeriksaan IVA. “Antusias yang ditunjukan sangat baik, mereka (ibu-ibu ‘red) datang berbondong-bondong. Dari berbagai dusun yang ada di Balinuraga,” terangnya. Hal senada dikatakan Camat Way Panji Isro Abdi, dijelaskannya program pemerintah pusat ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Sebab tak ada pungutan biaya baik pada pemasangan implan maupun deteksi IVA. “Kami berharap program ini berlanjut terus-menerus agar program KB yang dicanangkan benar-benar mencapai kesusksesan didaerah,” tandasnya. (ver)
Sumber: