BANDARLAMPUNG - Kontingen Kabupaten Lampung Selatan patut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Perjuangan para atlet di kontingen sangat luar biasa. Hal itu tidak sia-sia karena secara perlahan jumlah medali emas, perak, dan perunggu mulai berkucuran. Berdasarkan data yang dihimpun oleh tim kontingen hingga pukul 17.00 WIB, Kamis (8/12/2022), atlet-atlet Lampung Selatan telah mengumpulkan sebanyak 105 medali. Rinciannya 36 medali emas, 30 medali perak, dan 39 medali perunggu. Jumlah yang terhitung lumayan. Daftar cabang olahraga (cabor) yang mencatatkan namanya di klasemen Raihan medali adalah karate dengan 5 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu. Kemudian pencak silat juga tidak mau kalah dengan sumbangan 7 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu. Cabor bulu tangkis menyumbang 1 medali emas, dan 1 medali perunggu. Muaythai yang jadi cabor pertama meraih medali emas turut menyumbang 13 medali. Rinciannya 4 medali emas, 6 medali perak, dan 3 medali perunggu. Wushu juga menyumbangkan 1 medali emas, 3 medali perak, dan 5 medali perunggu. Cabang taekwondo yang diwakili Reni Oktauli cs mendapat 2 medali emas, 1 medali perak, dan 7 medali perunggu. Hapkido menyumbang 3 medali emas, 2 medali perak, 4 medali perunggu. Selanjutnya dari cabor bridge yang menyumbang 1 medali emas, dan 1 medali perak. Kemudian cabor renang juga menyumbangkan 1 medali emas, 3 medali perak, dan 2 medali perunggu. Sedangkan cabor dance sport baru menyumbang 3 medali perak, dan 2 medali perunggu. Panahan jadi cabor yang paling banyak menyumbangkan medali emas. Anak-anak asuh Kusyoto, selaku Ketua Pengkab Perpani Lampung Selatan, menyumbang 11 medali emas. Disusul 9 medali perak, dan 11 medali perunggu. Jumlah medali yang sudah dikumpulkan saat ini diraih dari 11 cabot. Masih ada 15 cabor lagi yang belum menyumbang emas karena masih persiapan, dan penyisihan. Ketua Umum KONI Lampung Selatan, H. Rudi Apriadi KM, S.Sos secara rutin menyambangi atlet-atlet yang berlaga di venue tempat mereka menjalani pertandingan. Rudi melakukan hal tersebut sebagai bentuk perhatian, sekaligus memberi motivasi kepada para atlet yang berlaga di Bandarlampung. \"Setidaknya inilah yang bisa kami lakukan untuk atlet, dan ofisial yang berjuang untuk Lampung Selatan,\" ujarnya kepada Radar Lamsel. Kadispora Lamsel, Ariswandi, S.H.,M.H. juga hadir di venue pertandingan. Kedatangan Ariswandi di sana untuk memberikan dukungan kepada seluruh atlet yang sedang berjuang membela nama daerah Lampung Selatan.
\"Alhamdulillah, tadi panahan banyak menyumbangkan medali untuk Lamsel kita. Pemerintah Daerah akan selalu memberikan support sampai akhir kegiatan porprov ini,\" katanya.Rabu (7/12/2022), medali emas disumbangkan dari cabang olahraga (cabor) hapkido, dan panahan. Di hari itu, panahan kembali menyumbang 4 medali emas dan 2 medali perunggu. Tambahan perolehan medali emas dari aduan perorangan recurve putri atas nama Mesra Ayuni. Medali emas selanjutnya dari aduan perorangan recurve putra atas nama Ricky Nic Kevin. Medali emas berikutnya disumbangkan oleh beregu recurve putri atas nama Mesra Ayuni, Feni Fadila, Azzahra Sagita Putri. Perolehan emas terakhir disumbangkan oleh tim beregu recurve putra atas nama Ricky Nic Kevin, Erlangga Amanda, Fajri Ali Fikrantama. Beralih ke peraihan 2 medali perak. Medali perak didapatkan dari aduan perorangan compound putri atas nama Suci Dwi Megasari. Medali perak berikutnya dari aduan perorangan compound putra atas nama Gilang Rismawan. Cabor hapkido juga tidak mau kalah. Atlet-atlet mereka sukses menyumbangkan 3 medali emas, 2 medali perak, dan 4 medali perunggu. Atlet yang menyumbang emas adalah Rizky Ahmad Nugraha, Mozandra Amarelvia Dewantari, dan Ilham Zuliansyah. Sumbangan 2 medali perak diberikan oleh Adisti Fitri Rulian. Tidak hanya sendiri, Adisti juga meraih 1 medali perak lainnya bersama dengan Mozandra Amarelvia. Hapkido juga menyumbang 4 medali perunggu. Untuk ketiga kalinya Adistia Fitri Rulian mencatatkan namanya di daftar perolehan medali. Selain Adisti, 3 medali perunggu lainnya disumbangkan Mozandra Amarelvia, Rizky Ahmad Nugraha, dan Sang Ayu Putu Febby. (rnd)