Poin Rahasia di Balik Tujuh Tuntutan Mahasiswa

Poin Rahasia di Balik Tujuh Tuntutan Mahasiswa

Beberapa pejabat pemerintah daerah menemui rombongan mahasiswa yang menggelar aksi di depan Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin, 23 Februari 2026.--(Foto: Randi Pratama/Radar Lamsel)

 

Kepada radarlamsel, Ketua HMI Lampung Selatan, Sandi Aprizal, mengatakan aksi yang mereka gelar terpaksa bubar karena cuaca hujan. Namun, bukan berarti hal ini padam begitu saja. Aksi serupa bakal digelar lagi apalagi tenggat waktu yang mereka beri kepada pemerintah daerah berakhir.

 

radarlamsel sempat menyinggung 7 tuntutan yang dilayangkan oleh mahasiswa itu kepada Sandi. Dia bilang tuntutan itu hanyalah kulit, yang jadi alat pembuka untuk mengetahui kebobrokan dari sisi dalam. Sandi mengatakan ada banyak sekali sub dari ketujuh tuntutan tersebut.

‎"Itu cuma kulitnya, nanti akan kebuka semua. Kami sudah membulatkan kesimpulan, kami minta 2x24 kepada Bupati untuk menemui massa aksi. Karena kami masih mengedepankan Ragom Mufakat," katanya.

 

Sandi memahami kondisi Radityo Egi yang belum sempat bertemu dengan mahasiswa aksi karena masih bekerja untuk Lampung Selatan. Atas alasan itu, mahasiswa memberikan waktu sampai hari Rabu mendatang. Sandi dan koleganya menegaskan tidak menerima perwakilan lain.

 

"Ada banyak hal yang ingin kami sampaikan secara langsung, tepatnya setelah bertemu dengan Pak Bupati. Kita akan buka semua. Kalau memang bisa kami bantu, akan kami bantu. Kita cari solusi," katanya.

 

Lebih lanjut, Sandi mengatakan bahwa Lampung Selatan ini bukan tentang Pembangunan saja. Tapi, kata dia, ada hal yang lebih. Misalnya beberapa kasus yang perlu diketahui oleh Bupati Egi. 

Sumber: