DKP Kolaborasi Bareng Harvest Program, Siapkan Short Course Mahasiswa dan Publik
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati, foto bareng perwakilan Harvest Program saat kunjungan untuk membahas program pertanian berkelanjutan.--(Foto: Ist. Radar Lamsel)
RADARLAMSEL.DISWAY.ID, LAMPUNG SELATAN - Program ketahanan pangan di Lampung Selatan bakal memiliki prospek menarik. Pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan tengah menjalin kolaborasi untuk pengembangan pertanian berkelanjutan.
Pengembangan tersebut secara khusus menyentuh pertanian organik melalui pembinaan kepada KWT (Kelompok Wanita Tani), dan petani milenial. Dalam pertanian organik, sistem budidayanya menghindari pemakaian bahan kimia, dan hanya mengandalkan bahan-bahan alami.
Dinas Ketahanan Pangan sendiri merasa optimistis bisa melaksanakan semua itu. Apalagi mereka mendapatkan dukungan dari Harvest Program. Mereka merupakan sebuah organisasi kampus yang berfokus pada ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, dan lingkungan.
Harvest Program yang terdiri kampus-kampus elit dan ternama. Ada dari University Seville Spanyol, Universitas Lampung, Asosiasi Organik Indonesia, dan Wonder Farm Natural. Mendatang, universitas yang tergabung dalam Harvest Program akan menyelenggarakan sebuah short course.
"Metodenya program pembelajaran intensif," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati, saat dihubungi radarlamsel, Selasa, 24 Februari 2026.
Eka menjelaskan bahwa short course dirancang untuk mengajarkan keterampilan spesifik, teknis, atau pengetahuan mendalam dalam durasi singkat, mulai dari hitungan hari, beberapa minggu, hingga maksimal 6 bulan. Program ini mengombinasikan teori dan praktik.
"Short course ini untuk mahasiswa pascasarjana, dan publik dengan kurikulum yang disusun melalui pembelajaran di Lapangan, khususnya tentang pertanian organik," katanya.
Sumber: